Sesuatu yang ternyata berguna bukan untuk mereka yang meninggal namun justru pelajaran untuk kita yang masih hidup.
Pelajaran pertama
Kematian tidak hanya merenggut seseorang dari kehidupannya namun juga berhasil mengelakkan seseorang dari kematian. Dan secara tidak langsung merubah hidup seseorang baik yang meninggal maupun yang masih hidup. Kita harus memahami bahwa pada saat bersamaan seseorang dipanggil Tuhan, ada seseorang bayi juga yang dilahirkan. Ada yang mati namun ada juga yang tumbuh. Kita harus memahami bahwa proses kelahiran dan kematian adalah merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia.
Pelajaran kedua
Kehidupan selalu berkaitan dengan pengorbanan diri. Terkadang ketika kita mengorbankan sesuatu yang berharga dalam kehidupan kita, kita tidak benar-benar kehilangan hal tersebut. Kita hanya menyerahkannya kepada yang lain agar mereka bisa melakukan hal yang serupa. Anda tidak mati untuk sesuatu yang sia-sia. Anda pun hidup untuk sesuatu hal yang khusus.
Anda diciptakan untuk hidup secara bersama, diciptakan untuk memenuhi kebutuhan hidup orang lain bukan untuk hidup sendiri. Itu sebabnya mengapa pengorbanan menjadi sesuatu yang essential dalam kehidupan.
Pelajaran ketiga
Menyimpan amarah adalah racun. Jika anda marah pada seseorang dan menyimpan kebencian maka seperti anda meminum racun dan berharap orang lain yang mati. Menyimpan amarah itu menyakitimu.
Seringkali kita berpikir bahwa membenci adalah senjata yang menyerang seseorang yang menyakiti kita. Tapi ketahuilah, kebencian adalah pedang bermata dua yang juga turut menyakiti kita ketika kita menyakiti orang lain.
Dalam hidup, kekuatan terbesar kita bukanlah ketika kita membenci namun justru ketika kita mengampuni orang lain. Maka belajarlah mengampuni orang lain.
Pelajaran keempat
Terkadang kita berpikir bahwa kematian mengakhiri sebuah cinta. “Till death do us part”
Hidup memang boleh selesai dengan kematian namun cinta tetaplah cinta. Dengan kehilangan orang yang kita cintai, cinta hanya memiliki perubahan bentuk. Anda merubah cinta anda dari sentuhan kepada benda-benda memori. Anda masih bisa mencintai mereka namun dengan cara yang lain. Dengan cara yang lebih indah dan tidak akan lekang oleh masa.
Pelajaran kelima
Jangan pernah merasa hidup anda tidak berarti. Kita hidup untuk memenuhi tujuan tertentu dalam kehidupan kita yang selalu berkaitan dengan orang lain. Jangan sekalipun berpikir bahwa kau telah melakukan kegagalan dalam hidup.
Tidak ada kegagalan dalam hidup. Yang ada adalah pembelajaran supaya kita bisa hidup lebih baik. Hidup anda berarti setidaknya hidup anda bermakna bagi mereka yang mencintai anda.
Hiduplah dengan luar biasa, penuhi tujuan anda dan jangan pernah menyesal. Anda bukan kegagalan. Anda hanya siswa yang tak pernah berhenti belajar dalam hidup.
Pahamilah bahwa apa yang terjadi dalam kehidupan anda sebenarnya adalah sebuah rangkaian cerita yang tiada habis yang selalu berkaitan dengan orang lain. Jangan pernah merasa anda sendirian, anda selalu terhubung dengan orang lain. Mulailah menjalani hidup anda dengan lebih bermakna.
Cobalah baca buku “the five people you meet in heaven”, anda yang takut akan kematian atau justru bahkan takut akan hidup, anda akan dikuatkan dan menerima makna baru bahwa anda tidak hanya sekadar diciptakan untuk bernafas namun untuk hidup dan menjalaninya dengan luar biasa.
Selamat membaca dan menjalani hidup luar biasa!!!!!